Jika pada kesempatan sebelumnya MuhaiminAbd telah
membahas mengenai standar e-learning dan kelemahan pembelajaran e-learning.
Pada kesempatan kali ini, pembahasan akan terfokus kepada tipe atau jenis-jenis
dari e-learning. Berdasarkan penggunaannya, e-learning dapat diklasifikasikan
kedalam dua tipe, yaitu,
synchronous dan asynchronous. Berikut ini adalah
penjelasan dari kedua tipe e-learning
tersebut.
1.
Synchronous Learning
Synchronous
berarti "waktu yang sama". Pembelajaran ini adalah tipe dimana
pembelajaran eletronik dilakukan atau dilaksanakan pada saat yang sama dimana
pengajar sedang mengajar, dan siswa sedang belajar. Hal tersebut memungkinkan
terjadinya direct interraction atau interaksi langsung antara guru dan siswa,
baik itu melalui internet, maupun melalui intranet. Penggunaan e-learning tipe
ini biasanya digunakan pada konferensi yang pesertanya berasal dari beberapa
daerah. Aktivitas tersebut dikenal juga dengan istilah 'web conference' atau
'webinar'. Selain digunakan pada aktivitas tersebut, synchronous learning juga
sering digunakan pada kelas online.
Synchronous learning mengharuskan guru dan siswa untuk
mengakses sistem e-learning secara bersamaan. Singkatnya, e-learning tipe ini
hampir sama dengan pembelajaran langsung di ruang kelas. Namun kelasnya
bersifat virtual dan menggunakan media atau teknologi (komputer) yang
terkoneksi internet atau intranet.
2.
Asynchronous Learning
Tidak ada komentar:
Posting Komentar